Sayuran yang masuk keluarga kol ini ditanam di Cina sejak berabad lalu. Rasanya manis, renyah dan kaya nutrisi. Di Hongkong terdapat lebih dari 20 jenis pakchoy, termasuk shang hay pakchoy yang berukuran mungil (baby). Pakchoy populer di Filipina sejak tahun 1500-an. Sering dipakai untuk menggati kol dalam masakan mi khas filipina yang disebut pancit. Juga dibuat kimchi, acar pedah khas Korea.

Manfaat Pakchoy: Pakchoy merupakan obat tradisional kanker karena mengandung komponen antikanker dan antioksidan. Sayuran ini dapat meningkatkan metabolisme estrogen, sehingga membantu menghambat penyakit kanker payudara dan menekan pertumbuhan polip yang bisa berkembang menjadi penyakit kanker Usus ( Kolon ). Makan pakchoy lebih dari sekali seminggu dapat memotong risiko penyakit kanker usus hingga 66 persen.

Komponen brassin dalam pakchoy dapat mencegah tumbuhnya penyakit tumor payudara. Selain itu juga mengandung fitonutrien. Penelitian laboratorium menunjukkan bahwa komponen dalam pakchoy, yakni sulforafane, efektif melawan penyakit kanker payudara dan penyakit kanker usus, dengan cara menaikkan produksi enzim pencegah penyakit tumor. Selain itu, merangsang produksi enzim glutation, yang bekerja menyingkirkan racun dari kolon, sehingga tak sempat merusak sel tubuh. Penelitian laboratorium pada binatang menunjukkan sulforafane dapat mengurangi kejadian penyakit tumor payudara hingga 40 persen.

Sayuran pakchoy ini juga memiliki kekuatan antivirus dan antibakteri, membantu mencegah katarak, menekan risiko terjadinya cacat bawaan, menurunkan risiko penyakit stroke dan penyakit jantung karena dapat menjaga tekanan darah tetap normal, serta menyembuhkan tukak di pencernaan.
Pakchoy mengandung nutrisi yang lebih tinggi dibanding jenis kol yang lain. Semangkuk pakchoy mengandung betakaroten yang hampir setara dengan kebutuhan kita dalam sehari.

pakchoy

pakchoy

Kandungan Gizi Pakchoy: Vitamin A dan C, kalsium, zat besi, serat, folat, potasium.

Ingat: bila terlalu banyak mengomsumsinya, pakchoy bisa menyebabkan perut kembung. Proses pemasakan bisa mengurangi kadar nutrisi dalam pakchoy hingga setengahnya. Lebih baik menyantapnya selagi segar.

Komentar Seputar Segudang Manfaat Pakchoy

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Artikel Kesehatan Lainnya:close