Jantung menjadi salah satu organ penting yang ada di dalam tubuh manusia. Fungsi jantung sangat vital. Jantung bekerja memompa darah ke seluruh tubuh. Ia adalah organ yang bertanggung jawab terhadap pasokan darah yang ada di seluruh tubuh. Oleh karena itu, jika jantung bermasalah, akibatnya akan sangat fatal. Penyakit jantung pun pada akhirnya menjadi salah satu penyakit yang “ditakuti”.

Wajar dan sangat manusiawi jika penyakit jantung dirasa sebagai sebuah ancaman serius bagi kesehatan. Kenyataannya memang demikian. Bayangkan saja, jika jantung yang bertugas untuk menyalurkan darah ke seluruh tubuh tiba-tiba saja terganggu. Darah tidak bisa menyebar dengan semestinya.

Sebelum mengetahui lebih jauh mengenai penyakit jantung, sedikit kembali mengulas tentang jantung itu sendiri sepertinya bukan hal yang merugikan, bukan? Karena bagaimanapun, ketika membicarakan penyakit jantung, pastilah pula akan membahas perihal jantung di dalamnya.

Penyakit Jantung – Jantung, Salah Satu Organ Vitalpenyebab penyakit jantung

Informasi tentang jantung memang menjadi ilmu pengetahuan yang sudah sejak lama diberikan. Ini sepertinya berkaitan dengan fungsi jantung sendiri yang cukup vital. Informasi tentang jantung ini bisa jadi telah mampir di buku-buku pelajaran saat Anda masih duduk di bangku sekolah dasar. Semua hal tentang jantung dibeberkan. Seperti fungsi jantung, bahkan mungkin informasi tentang penyakit jantung itu sendiri.

Jantung sendiri sebenarnya berbentuk rongga yang besarnya tidak lebih daripada kepalan tangan. Melalui rongga tersebut, darah dipompa dan disebarkan ke seluruh tubuh. Ketika rongga tersebut terhambat karena sesuatu hal, dan mengakibatkan pasokan darah dari jantung ke seluruh tubuh terganggu, itu tandanya, kesehatan jantung Anda terganggu. Dan itu tidak menutup kemungkinan untuk menjadi penyebab hadirnya penyakit jantung.

Jantung sendiri berada di rongga dada. Dilindungi oleh tulang rusuk bersamaan dengan organ-organ vital lainnya seperti paru-paru. Jantung dikelilingi oleh pembuluh darah. Menurut hasil penelitian yang dilakukan berdasarkan hasil pembedahan, ada sebuah lapisoan otot yang membelah jantung menjadi dua bagian. Bagian-bagian pada jantung inilah yang kemudian dikenal dengan istilah serambi dan bilik.

Ketika Tuhan menciptakan sesuatu, percayai bahwa hal tersebut adalah yang terbaik. Pun ketika Tuhan menciptakan jantung. Jantung manusia cenderung memiliki bilik yang lebih besar. Ini dikarenakan darah yang dipompa oleh jantung bagian ini bersifat melawan gravitasi bumi. Darah yang dipompa adalah dari arah bawah ke tubuh bagian atas. Jika ada ganguan pada serambi sebagai bagian dari jantung, itu juga bisa dikategorikan sebagai penyakit jantung.

Jika berbicara tentang jantung dan cara kerjanya, ini akan menjadi hal yang menarik. Seperti yang kita tahu, jantung merupakan salah satu organ vital dalam tubuh manusia yang tidak pernah berhenti bekerja. Darah yang beroksigen dan tidak mengandung oksigen diperlakukan berbeda, alias dialirkan ke dalam aliran yang berbeda.

Kerja yang sedemikian rupa tentu saja membutuhkan jantung yang sehat. Jika saja ada satu hal yang tidak sesuai terjadi, jantung tidak dapat menjalankan fungsinya dengan benar. Akibatnya, penyakit jantung pun bukan lagi menjadi satu hal yang mustahil diderita.

Dengan mengetahui betapa pentingnya fungsi atau peranan jantung dalam kesehatan, menjaga kesehatan jantung pantas dijadikan prioritas. Mencegah datangnya penyakit jantung sangat jauh lebih baik daripada terlanjur “membiarkan” penyakit itu menyerang organ vital ini. Bagus jika pengobatan penyakit jantung yang dilakukan sesuai dan akhirnya sembuh, jika berobat ke pengobatan abal-abal yang diluar nalar logika? Nyawa adalah taruhannya.

Penyakit Jantung – Ketika Jantung Tidak Bekerja dengan Normal

Sejatinya, jika ada suatu penyakit dalam tubuh kita, itu tandanya, ada hal yang tidak beres terjadi. Begitu halnya ketika membicarakan penyakit jantung ini. Ada bagian-bagian dari jantung yang tidak beres. Fungsi jantung pada akhirnya terganggu dan akan membuat sistem metabolisme secara keseluruhan juga terganggu.

Berdasarkan penyebabnya, penyakit jantung dibedakan menjadi dua. Pertama penyakit jantung bawaan dan penyakit jantung karena gaya hidup yang tidak sehat.

1. Penyakit Jantung Bawaan

Ketika menjalankan perannya, jantung dibantu oleh otot-otot. Otot tersebut harus kuat, mengingat otot itulah yang akan membantu jantung memompa darah secara wajar. Jika seseorang menderita penyakit jantung bawaan, otot jantung yang dimilikinya dalam keadaan lemah.

Ketika otot jantung dalam keadaan lemah, fungsi jantung akan terganggu. Untuk menanggulanginya, seseorang dengan penyakit jantung bawaan tidak boleh melakukan sebuah aktivitas yang tergolong berat. Mengapa demikian? Karena aktivitas yang berat akan memaksa jantung bekerja lebih keras. Ketika jantung dipaksa untuk bekerja lebih keras, jantung pun akan bereaksi tidak baik.

Reaksi yang ditimbulkan dari penyakit jantung bawaan ketika jantung sudah dalam keadaan kelelahan adalah rasa sakit di sekitar dada. Bahkan penderita penyakit jantung bawaan ini akan mudah sekali tidak sadarkan diri, ditambah dengan membirunya beberapa bagian tubuh. Jika dibiarkan, ini bisa menyebabkan penderitanya meninggal dunia.

2. Penyakit Jantung Akibat Gaya Hidup

Penyakit jantung yang timbul karena gaya hidup yang tidak sehat disebabkan oleh banyak faktor. Seperti:

  • Pola makan yang tidak dijaga. Terlalu banyak mengonsumsi makanan mengandung lemak akan sangat berbahaya bagi kesehatan jantung. Lemak yang terkandung dalam makanan akan mengendap dan menghambat laju darah pada aliran-aliran darah. Termasuk pada aliran dari dan menuju jantung. Ketika aliran darah terganggu, akan ada bagian-bagian tubuh yang tidak teraliri oksiggambar penyebab penyakit jantungen. Otak misalnya. Perbanyak serat akan membantu lemak tersebut luruh. Tetapi, mulai sekarang, sebaiknya hentikan mengonsumsi makanan berlemak tinggi.
  • Jarang olah raga. Kebiasaan mengonsumsi makanan berlemak semakin diperparah dengan jarangnya Anda melakukan olah raga. Idealnya, ketika Anda mengonsumsi lemak, barengi hal tersebut dengan olah raga. Lemak yang tadinya akan menumpuk pada akhirnya kembali meluruh dalam bentuk keringat.
  • Merokok. Merokok dapat menjadi penyebab hadirnya penyakit jantung, baik yang pasif maupun aktif. Anda pasti pernah melihat peringatan pada bungkus rokok yang isinya “Merokok dapat menyebabkan jantung, impotensi, gangguan kehamilan dan janin”,bukan?
  • Stress. Ketika tubuh dalam keadaan stress, orang cenderung akan gelisah. Perasaan gelisah inilah yang kemudian “memaksa” jantung untuk bekerja lebih cepat dari biasanya. Dan ini bisa mengakibatkan jantung Anda bermasalah.

Penyakit Jantung Menyebabkan Disfungsi Ereksi

Jika menilik pada penyebab penyakit jantung yang kedua, pria cenderung memiliki kesempatan lebih besar untuk mengidap penyakit jantung. Terutama mereka yang tidak bisa menghentikan kebiasaannya menghisap batangan rokok.

Berkaitan dengan hal itu, menurut penelitian yang dilakukan oleh University of Saarland di Jerman, mengatakan bahwa penderita penyakit jantung, khususnya pria, memiliki kesempatan lebih besar untuk mengalami disfungsi ereksi.

Penelitian lebih lanjut bahkan menyuguhkan fakta yang lebih mengerikan. Bahwa ternyata disfungsi ereksi pada pria yang telah divonis mengidap penyakit jantung merupakan gejala awal dari mengerasnya dinding pembuluh darah. Jika sudah demikian, bagaimana caranya darah dapat mengalir ke seluruh tubuh? Jawabannya hampir tidak mungkin. Akibatnya?  Mereka yang mengalami disfungsi ereksi dan penyakit jantung akan meninggal lebih cepat. Kesempatan untuk kehilangan nyawa menjadi lebih besar.

Jadi bagaimana? Masih tidak menerapkan pola gaya hidup sehat? Jika tidak ingin dihinggapi penyakit jantung, sebaiknya hentikan kebiasaan pola hidup yang buruk itu mulai dari sekarang!

Komentar Seputar Penyebab Penyakit Jantung

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Artikel Kesehatan Lainnya:close