Penyebab maag seringkali disebabkan oleh luka pada lambung atau penyakit acid reflux. Jika Anda memiliki penyakit acid reflux, asam lambung akan naik sampai ke kerongkongan anda. Hal ini akan menyebabkan nyeri di dada anda. Ahli pengobatan anda mungkin akan melakukan beberapa tes untuk mengetahui apakah anda memiliki luka di lambung atau penyakit acid reflux. Beberapa obat, seperti obat anti-inflamasi, juga menjadi salah satu penyebab maag yang paling banyak ditemukan. Namun, ada kalanya juga, penyebab maag sama sekali tidak dapat ditemukan.

Untuk lebih jelasnya tentang penyebab maag, dibawah ini kita akan coba mengupas lebih jauh satu demi satu penyebab maag.

Yang pertama adalah penyakit maag tanpa luka. Ini berarti bahwa penyebab maag sama sekali tidak dapat dideteksi. Dengan kata lain, penyebab maag yang umum seperti luka pada duodenum, luka pada lambung, acid reflux, radang esofagus, gastritis, dll, bukanlah penyebabnya. Pada kasus seperti ini, bagian dalam usus anda akan terlihat normal. Ini adalah jenis penyakit maag yang paling umum atau banyak ditemukan di masyarakat. Sekitar 6 dari 10 orang yang mengalami serangan berulang penyakit maag tergolong penderita maag tanpa luka di lambung. Penyebab maag ini sendiri tidak terlalu jelas, meskipun, kemungkinan terbesar biasanya disebabkan infeksi karena bakteri (kuman) yang disebut Helicobacter pylori.

Penyebab maag yang kedua adalah bisul pada perut (lambung). Yang terjadi pada kondisi ini adalah dimana lapisan usus rusak sampai ke jaringannya. Jika anda bisa melihat ke dalam usus, usus anda akan terlihat seperti kawah, merah kecil pada lapisan dalam usus. Ini disebut juga tukak lambung.

Radang ringan ataupun parah pada perut, juga merupakan salah satu penyebab maag yang paling utama. Selain dari yang telah saya sebutkan diatas, Hernia juga merupakan penyebab maag. Pada hernia, yang terjadi adalah di mana bagian atas perut terdorong sampai ke bagian paling bawah dada akibat cacat pada diafragma. Diafragma adalah otot datar besar yang memisahkan paru-paru dari perut. Ini membantu kita untuk bernapas.

Obat anti-inflamasi jupenyebab maagga merupakan penyebab maag yang sangat umum. Ini adalah obat yang biasanya orang banyak gunakan untuk menyembuhkan artritis, nyeri otot, keseleo, nyeri pada saat datang bulan, dll. Contoh dari obat-obatan anti-infalasi antara lain: aspirin, ibuprofen, dan diklofenak. Obat anti-inflamasi seringkali mempengaruhi lapisan perut dan memungkinkan cairan asam menyebabkan peradangan atau bisul pada lambung manusia.

Berbagai obat-obatan lain juga terkadang dapat menjadi penyebab maag, atau membuat penyakit maag anda menjadi lebih buruk. Obat-obatan ini termasuk: digoxin, antibiotik, steroid, zat besi, kalsium antagonis, nitrat, theophyllines, bifosfonat.

Pada dasarnya ada beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk membuat keadaan anda menjadi lebih baik apabila anda terserang penyakit maag. Jika anda seorang perokok, cobalah untuk berhenti merokok. Jika beberapa makanan ternyata mengganggu perut anda, cobalah untuk menghindari makan makanan tersebut. Cobalah untuk mengurangi stres dalam hidup anda dan lebih menikmati hidup dengan ara yang lebih sehat. Jika anda memiliki penyakit acid reflux, hindari untuk makan tepat sebelum tidur. Meninggikan posisi alas kepala anda pada saat tidur juga biasanya dapat membantu. Anda sebaiknya menghidari pemakaian terus menerus obat anti-inflamasi seperti ibuprofen, aspirin, naproxen dan ketoprofen. Acetaminophen (Tylenol) merupakan pilihan yang lebih baik karena tidak menyebabkan nyeri pada lambung yang dapat berujung menjadi penyebab maag.

Apabila anda terus menjalani pola hidup yang sehat dengan makanan berimbang, olahraga secara teratur dan istirahat yang cukup, maka tubuh anda akan jauh lebih kuat dan kebal terhadap berbagai macam penyebab maag.

Satu Komentar

  1. 2-5-2013

    artikelnya luar biasaa baguss bgt.. sangat membantu saya menambah pengetahuan tentang penyakit magh atau gastritis.. terima kasihh

Komentar Seputar Penyebab Maag

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Artikel Kesehatan Lainnya:close