Penyebab gastritis yang paling umum adalah infeksi yang diakibatkan oleh Helicobacter pylori. Sedangkan penyebab gastritis lainnya termasuk refluks asam, penggunaan jangka panjang obat anti-inflamasi nonsteroid ( OAINS ), penggunaan alkohol, dan penggunaan tembakau, yang semuanya dapat mengiritasi lapisan lambung dan menjadi awal dari penyebab gastritis. Selain itu, menderita suatu penyakit yang parah dan terapi radiasi juga bisa menjadi penyebab gastritis.

Sejumlah faktor akan meningkatkan risiko terkena penyakit gastritis. Akan tetapi, tidak semua orang yang memiliki faktor risiko akan terkena gastritis. Faktor risiko yang menjadi penyebab gastritis antara lain:

• Penyalahgunaan alkohol
• Infeksi Helicobacter pylori
• Sejarah terapi radiasi
• Penggunaan berkepanjangan obat anti-inflamasi seperti ibuprofen (Advil, Motrin) atau naproxen (Aleve), atau aspirin
• Stres atau penyakit yang parah
• Tembakau
penyebab gastritis
Untuk pembahasan lebih mendalam, kita akan membahas tentang gastritis erosif. Penyebab gastritis erosif adalah erosi mukosa lambung yang disebabkan oleh kerusakan pertahanan mukosa. Konsumsi alkohol memang tidak secara langsung menjadi penyebab gastritis kronis. Namun, bagaimanapun, alkohol dapat mengikis lapisan mukosa lambung. Alkohol juga merangsang sekresi asam hidroklorid, menghambat siklooksigenase-1, atau COX-1, yaitu enzim yang bertanggung jawab atas biosintesis eicosanoids di perut, yang meningkatkan kemungkinan pembentukan tukak lambung. Selain itu, NSAID, seperti aspirin, juga terbukti mengurangi zat yang melindungi perut yang disebut prostaglandin. Jenis obat ini, apabila digunakan dalam waktu singkat biasanya tidak berbahaya. Akan tetapi, penggunaan rutin obat-obatan jenis ini dapat menjadi penyebab gastritis.

Bagaimana dengan gastritis kronis? Gastritis kronis mengacu pada berbagai masalah jaringan lambung yang merupakan akibat dari infeksi Helicobacter pylori. Sistem kekebalan tubuh yang baik menghasilkan protein dan antibodi yang dapat melawan infeksi dalam tubuh untuk mempertahankan kondisi tubuh kita agar tetap sehat. Dalam beberapa gangguan, tubuh kita sendiri menarget lambung kita seolah-olah itu protein asing atau patogen. Itu akan membuat antibodi melawan, sangat merusak, dan bahkan dapat menghancurkan perut atau lapisannya sendiri. Penyebab gastritis yang lainnya juga bisa disebabkan oleh kondisi medis lain, termasuk HIV  AIDS, penyakit Crohn, gangguan jaringan ikat tertentu, dan gagal hati atau ginjal.

Tanda-tanda dan gejala gastritis dapat terjadi secara konstan atau sporadis, dan perjalanan penyakit gastritis sangat bervariasi pada setiap orang. Jika infeksi dengan bakteri Helicobacter pylori adalah penyebab gastritis yang anda derita, gejala akan tetap muncul selama infeksi tersebut tidak diobati. Beberapa orang dengan gastritis tidak memiliki gejala sama sekali, sementara orang lain yang juga terkena gastritis mungkin akan mengalami rasa seperti terbakar pada perut, sakit perut, mual, dan muntah.

Dalam kasus gastritis dimana Helicobacter pylori menjadi penyebab gastritis yang anda derita, gejala awal infeksi bisa diobati dengan antibiotik. Sedangkan untuk gastritis yang tidak disebabkan oleh Helicobacter pylori, obat-obat yang mengurangi asam lambung dapat menjadi pengobatan yang efektif. Anda dapat mengurangi risiko infeksi Helicobacter pylori dengan mengikuti akal sehat praktek-praktek kebersihan seperti mencuci tangan Anda secara teratur dengan sabun dan air. Perubahan gaya hidup, seperti membatasi konsumsi alkohol dan penggunaan obat anti-inflamasi, juga dapat mengurangi risiko gastritis yang tidak terkait dengan Helicobacter pylori.

Kesimpulannya, gastritis terjadi ketika lapisan pelindung perut anda menjadi melemah atau rusak. Sebuah penghalang lendir berlapis melindungi dinding lambung dari asam Anda yang membantu Anda mencerna makanan. Melemahnya penghalang cairan pencernaan memungkinkan rusaknya dan terbakarnya lapisan perut anda. Dan ini adalah salah satu penyebab gastritis yang paling banyak ditemukan. Sejumlah penyakit dan kondisi kesehatan lainnya juga dapat membuat lapisan pelindung perut anda rentan terhadap kerusakan dan menjadi penyebab gastritis.

Komentar Seputar Penyebab Gastritis

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Artikel Kesehatan Lainnya:close