Tidak akan ada satu orang pun yang tidak terhenti detak jantungnya sejenak jika mereka divonis sebuah penyakit menular seksual HIV AIDS. Tidak hanya penderitanya yang akan terkejut, tapi juga keluarga, teman, dan lingkungan tempat tinggalnya juga akan terkejut. Dan saat orang mendengar penyakit menular seksual HIV AIDS, mereka akan beranggapan bahwa pasti orang yang tersebut tertular karena telah berhubungan seksual secara tidak benar dengan penderitanya.

Memang kebanyakan jenis penyakit menular seksual bisa disebarkan melalui hubungan seksual, tetapi tidak hanya itu, penyakit inipun bisa ditularkan melalui jarum suntik, melalui kelahiran dan transfusi darah yang sudah terinfeksi oleh virus HIV. Orang–orang yang salah pergaulan merupakan pihak yang sangat berisiko terjangkit penyakit menular seksual HIV AIDS. Walaupun begitu, hal ini tidak menutup kemungkinan bahwa orang–orang yang kelihatannya bergaul dengan baik di masyarakat juga bisa terjangkit virus serupa.

Penyakit menular seksual HIV AIDS merupakan masalah umum yang sudah mendunia dan hampir setiap negara di dunia ini mempunyai masalah dengan penyakit seksual menular. Masalahnya, penyakit ini tidak hanya berdampak pada masalah di tubuh penderitanya, tapi juga menimbulkan masalah lain seperti jika penderitanya adalah seorang ibu hamil, maka calon bayi akan tertular penyakit yang sama. Mungkin sudah banyak orang yang mengenal penyakit mematikan ini.

Penyakit menular seksual HIV AIDS merupakan salah satu penyakit yang menjadi momok dan sangat ditakuti oleh masyarakat. Banyak penderita HIV AIDS yang akhirnya diasingkan dari masyarakat karena masyarakat sekitar takut ketularan. Padahal sebenarnya penyakit menular seksual HIV AIDS tidak akan menular melalui kontak non seksual atau terpapar darah yang mengandung virus HIV seperti berbicara, makan bersama, bersin, batuk, dan semacamnya.

HIV AIDS merupakan yang paling dianggap berbahaya bagi masyarakat, padahal banyak sekali penyakit menular seksual lainnya yang tidak kalah berbahaya dengan penyakit HIV AIDS. Oleh karena itu, perlu digalakkan penyuluhan lebih dalam mengenai bahaya penyakit menular seksual HIV AIDS dan penyakit kelamin yang lain. Sejauh ini, ada setidaknya 5 jenis penyakit kelamin seksual yang diketahui oleh masyarakat. Dan yang lebih parah lagi adalah kesadaran masyarakat akan pentingnya pemahaman mengenai bahaya penyakit kelamin, pencegahan dan penanganannya masih sangat kurang. Saat ada seseorang yang terjangkit virus HIV AIDS, orang–orang sekitar tidak perlu menarik diri dari penderita HIV AIDS karena penyakit ini akan menular melalui hubungan seksual langsung, oral seks, darah, dan jarum suntik. Jika hanya berdekatan saja itu tidak akan membuat orang lain tertular. Tidak perlu terlalu khawatir dengan hal ini.

Secara umum, penyakit menular seksual HIV AIDS dapat dihindari dengan selalu berpedoman pada pola hidup yang baik dan benar. Kendalanya adalah, tidak semua instansi pemerintahan di setiap negara memberikan himbauan yang efektif guna mencegah tersebarnya penyakit menular seksual HIV AIDS ini. terlebih lagi, masyarakat itu sendiri yang masih menganggap penyakit ini sangat tabu untuk dibicarakan. Justru jika masyarakat enggan mengenali tentang penyakit menular seksual HIV AIDS lebih lanjut, hal ini dikhawatirkan akan membuat pemahaman masyarakat terhadap penyakit–penyakit ini sangat kurang dan akhirnya berdampak dengan semakin banyaknya masyarakat yang terjangkit penyakit mematikan ini.
penyakit menular seksual HIV AIDS
Diantara sekian banyak penyakit kelamin yang ada, penyakit menular seksual HIV AIDS lah yang paling ditakuti oleh masyarakat sehingga pihak berwenang pun hanya memberikan penyuluhan–penyuluhan terkait penyakit HIV AIDS dan mengabaikan penyakit kelamin lain yang sebenarnya juga sangat berbahaya. Dengan tidak di-ekspose-nya penyakit menular seksual yang lain, masyarakat beranggapan bahwa penyakit kelamin yang lain tidak berbahaya dan semakin tidak dikenal. Akibatnya, penyakit kelamin lainnya akan semakin menyebar dan menyerang tanpa diketahui masyarakat.

Komentar Seputar Penyakit Menular Seksual HIV AIDS

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Artikel Kesehatan Lainnya:close