Penyakit maag kronis didefinisikan sebagai peradangan kronis dari mukosa lambung, meningkatkan sekresi mukus, mengubah karakter cairan lambung, menetapkan kondisi-kondisi proses fermentasi, sehingga mengubah proses pencernaan manusia dan seringkali menghasilkan perubahan struktural pada lambung.

Beberapa faktor terbukti dapat menyebabkan penyakit maag kronis yang akan sangat menganggu kualitah hidup penderitanya. Dalam hampir semua kasus penyakit maag kronis, penyebabnya dapat diringkas dalam satu kata, yaitu, penk sempurna dan kurangnya produksi air liur. Apabila makanan, yang seharusnya diubah oleh ptyaline menjadi glukosa, apabila disiram ke dalam perut dengan satu, dua atau tiga cangkir minuman panas atau air es, selain akan menyebabkan ketidaknyamanan pada perut, juga dapat melemahkan cairan dalam perut sedemikian rupa sehingga akan menghancurkan sebagian besar fungsi dari salaruan pencernaan dan berujung pada penyakit maag kronis.

Makanan yang tidak sehat, baik dari segi kualitas bahan dasarnya, maupun makanan yang dipersiapkan dengan tidak benar atau kurang bersih, bukan termasuk penyebab penyakit maag kronis yang sering ditemukan. Sedangkan, penggunaan minuman keras beralkohol adalah salah satu faktor yang paling umum yang ditemui sebagai penyebab penyakit maag. Merokok atau mengunyah tembakau juga merupakan kegiatan yang dapat menjadi awal dari penyakit maag kronis karena akan melemahkan perut dan fungsi lambung anda.
penyakit maag kronis
Kondisi mulut juga tidak boleh diabaikan sebagai salah satu faktor pencetus penyakit maag kronis. Mengabaikan kebersihan mulut anda memungkinkan akumulasi makanan di antara gigi dan gigi berlubang, yang pada akhirnya mengalami dekomposisi, yang pada akhirnya menjadi tempat tinggal yang nyaman untuk bakteri, yang akan menjadi jalan bagi mereka untuk langsung menuju saluran perut anda dan membuat kerusakan di dalam perut, yang lagi-lagi, bisa menjadi cikal bakal dari penyakit maag kronis.

Penyakit maag kronis sendiri, terkadang sama sekali tidak disebabkan oleh kondisi tertentu. Terkadang, yang terjadi justru, penyakit maag kronis timbul akibat komplikasi dari berbagai macam penyakit yang padak selalu primer, dan menyebabkan kda saat itu sedang anda idap. Tuberkulosis, sifilis, diabetes, anemia, asam urat, dan banyak lainnya, diketahui sebagai faktor-faktor penyebab penyakit maag kronis. Semua penyakit yang mempengaruhi sirkulasi portal harus dipertimbangkan ketika kita mencari penyebab dari penyakit maag kronis.

Pada penyakit maag kronis, yang bernama lain untuk gastritis kronis, ada terdapat banyak sekali gejala, dan itu mencakup manifestasi lokal maupun sistemik. Di antara gejala-gejala awal yag biasa ditemui pada penyakit maag kronis adalah rasa berat dan penuh setelah makan, yang bisa berlangsung selama berjam-jam. Sebagian pasien penyakit maag kronis juga mengaku mengalami sensasi seolah-olah dia telah menelan batu atau sepotong timah. Disamping itu juga ada rasa sakit yang teramat sangat, keram pada perut atau bahkan rasa seperti terbakar di dalam perut. Hal ini dapat terjadi segera setelah seorang penderita makan.

Perut yang kembung juga merupakan gejala maag umum yang menyusahkan dan sangat mengganggu kenyamanan. Pasien penyakit maag kronis terpaksa harus melonggarkan pakaian untuk melancarkan pernafasan dan agar tidak merasa terlalu ‘begah’. Gejala-gejala yang menyertai termasuk adanya kelebihan gas pada perut dan naiknya cairan asam lambung. Mual sangat sering terjadi, dan kadang-kadang disertai muntah yang terjadi segera setelah makan. Apabila pasien penyakit maag kronis kebiasaan alkohol, gejala yang muncul diperparah dengan kecenderungan untuk mual dan muntah-muntah pada pagi hari saat bangun tidur.

Muntahan biasanya terdiri dari makanan yang sebelumnya dikonsumsi bercampur dengan lendir licin. Lidah penderita akan terlihat pucat, lembab, dan seperti ada semacam lapisan tebal diatasnya. Penderita penyakit maag kronis juga akan merasakan pahit di mulut dan bau nafas menjadi tidak enak. Warna lidah yang menjadi lebih merah dan ramping, atau merah hanya di ujung dan tepi lidah juga kadang ditemukan pada para penderita penyakit maag kronis.

Komentar Seputar Penyakit Maag Kronis

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Artikel Kesehatan Lainnya:close