Pasti sudah banyak dari kita yang sudah mengetahui bahwa ada banyak jenis penyakit kelamin berbahaya dan menular. Mempunyai badan yang sehat merupakan keinginan semua orang. Oleh karena itu, mari kita bahas seberapa pentingnya kita mengetahui tentang berbagai penyakit menular seksual. Kali ini kita akan membahas tentang penyakit kelamin sifilis. Mungkin banyak orang tidak menyebut penyakit kelamin sifilis ini dengan nama medisnya. Biasanya orang–orang menyebut penyakit kelamin sifilis ini dengan penyakit raja Singa. Pasti penyakit ini sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat kita. Tapi, apakah kita Anda benar–benar mengerti tentang penyakit menular seksual ini? Mari kita ulas penyakit kelamin sifilis ini dari secara singkat.

Penyakit kelamin Sifilis atau penyakit Raja Singa merupakan salah satu penyakit kelamin menular yang banyak diderita oleh manusia. Penyakit kelamin ini bisa menular melalui hubungan seksual (oral seks juga dapat menularkan penyakit ini). Dulu, masyarawat awam pernah khawatir pada saat akan tertular berbagai penyakit kelamin saat sedang menggunakan toilet umum, kolam renang, tempat pemandian umum di area renang, dan tempat umum lainnya. Ternyata penyakit kelamin sifilis dan penyakit kelamin yang lainnya tidak akan menular ke manusia lain hanya dengan tukar–menukar pakaian, mandi di tempat / kolam renang yang sama, makan dan minum di satu tempat, dan berpegangan langsung dengan penderita penyakit kelamin sifilis. Tapi hati–hati, jika Anda mempunyai luka yang terbuka, virus yang menyebabkan sifilis juga bisa masuk melalui kulit yang terbuka itu dan menginfeksi tubuh. Oleh karena itu, segera tutup luka dengan plaster dan selalu jaga agar luka tetap steril.

Penyakit kelamin sifilis ini disebabkan oleh sebuah bakteri berbentuk spiral dari keluarga spirochaetaceae, yang disebut treponema 9. Bakteri ini berukuran mikroskopik ( hanya bisa dilihat dengan jelas dengan mikroskop karena ukurannya yang sangat kecil). Kemampuan berkembangnya sangat mudah dan bisa hidup di hampir seluruh bagian tubuh manusia. Kita perlu menjaga kebersihan tubuh kita setiap saat karena bisa jadi tempat yang kita kira bersih tapi sebenarnya sangat kotor dan ditumbuhi banyak mikroba berbahaya seperti virus dan bakteri.

Jika seorang ibu hamil menderita penyakit kelamin sifilis, kemungkinan besar si bayi juga akan terjangkit virus yang sama jika si ibu melahirkan dengan jalan normal. Penyakit kelamin sifilis ini merupakan penyakit kelamin yang ganas. Gejala bila orang terkena penyakit sifilis adalah seperti terkena penyakit flu. Kemudian gejalanya akan hilang begitu saja walaupun tidak diobati. Penyakit kelamin sifilis akan ketahuan setelah penyakit ini menginfeksi dalam waktu yang lama. Penyakit ini mulai menunjukkan keganasannya setelah 5 sampai 10 tahun menginfeksi. Penyakit ini tidak hanya akan menyerang alat kelamin, tapi juga akan menyerang bagian tubuh lainnya seperti sistem saraf, fungsi jantung, kaki, tangan dan juga pembuluh darah. Normalnya penyakit kelamin sifilis ini apabila ditangani lebih awal dapat dengan cepat disembuhkan.

Bentuk penyakit kelamin sifilis ini dapat juga menyerupai benjolan–benjolan kecil di sekitar alat kelamin. Jika merasa memiliki penyakit ini, sebaiknya segera menghubungi ahli pengobatan penyakit kelamin supaya segera mendapatkan penanganan khusus. Karena jika tidak segera ditangani dengan baik, penyakit ini bisa semakin berkembang dan menyebabkan peyakit lain yang lebih serius.
penyakit kelamin sifilis
Tidak ada yang mengetahui secara pasti bagaimana penyakit kelamin sifilis itu berasal. Menurut cerita yang beredar, penyakit sifilis bermula dari Italia. Lalu dibawa oleh awak kapal Columbus dan masuk ke daratan Eropa. Lalu penyakit kelamin sifilis ini mulai menyebar ke seluruh penjuru dunia. Walaupun begitu, hipotesis ini masih bersifat dugaan semata.

Satu Komentar

  1. 8-6-2012

    memang indonesia begitu banyak penyakit…

Komentar Seputar Penyakit Kelamin Sifilis

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Artikel Kesehatan Lainnya:close