Bagaimana caranya agar kita dapat melakukan pencegahan kanker payudara? Sebenarnya  tidak ada langkah yang sangat efektif dalam hal pencegahan kanker payudara. Akan tetapi, ada beberapa langkah yang dapat kita lakukan agar resiko terkena kanker payudara kita minimalisir. Selain dengan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari kita, langkah pencegahan kanker payudara lainnya adalah dengen melakukan periksa diri payudara kita.

Periksa diri payudara adalah cara mempelajari bagaimana bentuk dan rasa normal payudara dan mengecek perubahan setiap bulannya. Banyak wanita memiliki pola benjolan pada payudaranya, yang normal. Tapi untuk mengetahui gumpalan mana yang normal dan mana yang tidak, penting bagi wanita menjadi sefamilier mungkin dengan struktur internal payudaranya, satu-satunya cara adalah dengan melakukan pemeriksaan teratur dan berulang untuk merasakan struktur payudara melalui kulit.

Para ahli merekomendasikan semua wanita mulai melakukan periksa-diri payudara setiap bulan mulai usia 20 tahun sebagai langkah pencegahan kanker payudara. Waktu terbaik melakukan sadari adalah tepat setelah menstruasi anda berakhir, ketika kelembutan atau pembengkakan payudara hilang. Bagi wanita pasca menopause, ini harus dilakukan diwaktu yang sama setiap bulannya. Selama sadari jika anda menemukan gumpalan atau melihat ada perubahan abnormal pada payudara, lakukan pemeriksaan lanjutan terhadap abnormalitas anda tersebut. Seringnya gumpalan tidak berarti apa-apa–biasanya berupa kista atau kondisi jinak serupa—tapi mengetahui bahwa kista ini ada di bagian tertentu sangatlah penting untuk memahami payudara anda melalui rabaan.pencegahan kanker payudara

Bagaimana melakukan periksa diri payudara?

Langkah 1: Mulailah melihat payudara anda di cermi dengan posisi pundak tegak dan tangan disamping pinggul.

Ini yang harus anda cermati:

  • Payudara memiliki ukuran, bentuk, dan warna seperti biasa
  • Payudara terlihat sama besarnya tanpa perubahan bentuk atau pembengkakan nyata

Jika anda melihat perubahan berikut, konsultasikan lebih lanjut ke ahli pengobatan kanker payudara:

  • Lesung, mengerut (puckering), atau benjolan pada kulit
  • Puting berubah posisi atau menjadi masuk kedalam (bukannya keluar)
  • Kemerahan, nyeri, ruam, atau pembengkakan

Langkah 2: Sekarang, angkat tangan anda dan cermati perubahan yang sama.

Langkah 3: Saat didepan cermin, pencet perlahan setiap puting dengan telunjuk dan jempol dan perhatikan puting (apakah mengeluarkan cairan seperti susu atau kuning atau darah).

Langkah 4: Kemudian, rasakan payudara ketika berbaring, gunakan tangan kanan untuk merasakan payudara kiri kemudian tangan kiri untuk merasakan payudara kanan. Gunakan sentuhan lembut namun kuat dengan beberapa jari tangan, rapatkan jari-jari anda. Langkah ini bisa dilakukan dengan berbaring bukan berdiri atau dibawah shower, karena efek gravitasi akan bekerja sama rata pada payudara anda di posisi ini. Raba semua payudara dari atas ke bawah, samping kiri ke kanan—dari tulang selangka hingga bagian atas abdomen dan dari ketiak ke belahan dada.gambar gejala kanker payudara

Ikuti pola untuk memastikan anda telah meraba semua payudara. Anda dapat memulai dari puting, bergerak memutar hingga bagian terluar payudara. Atau anda dapat menggerakan jari-jari ke atas dan ke bawah secara vertikal, berbanjar, seperti ketika memotong rumput. Pastikan merasakan semua jaringan payudara; tepat dibwah kulit (dengan sentuhan lembut) dan jauh dibawah kulit (dengan sentuhan yang lebih kuat). Mulailah memeriksa setiap area dengan sentuhan yang sangat lembut, kemudian tingkatkan tekanan sehingga anda dapat merasakan jaringan yang lebih dalam, hingga tulang rusuk.

Langkah 5: Terakhir, rasakan payudara anda ketika berdiri atau duduk. Banyak wanita merasa paling mudah merasakan payudara ketika kulit mereka basah dan licin, sehingga mereka suka melakukan langkah ini ketika mandi. Raba seluruh payudara menggunakan gerakan tangan yang sama seperti langkah 4.

Demikian artikel singkat mengenai pencegahan kanker payudara kami sajikan. Semoga bermanfaat. (dari berbagai sumber).

Komentar Seputar Pencegahan Kanker Payudara

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Artikel Kesehatan Lainnya:close