Bandung, Pikiran Rakyat 2 Januari 2010.
Kepedulian terhadap Orang dengan HIV-AIDS (ODHA) bisa dengan berbagai cara. Salah satunya dengan mengobati penyakitnya agar bisa beraktivitas kembali dengan baik. Seperti dilakukan Hj. Djamilah Najmuddin (59), yang sudah puluhan tahun memberikan pengobatan bagi ODHA, baik dari dalam maupun luar negeri. “Menurut catatan saya, sudah ada lima ratus pasien yang berobat dan Alhamdulillah dengan pertolongan Allah SWT bisa sembuh. Kalau pasien luar negeri, datang dari Malaysia, Singapura, dan Australia,” katanya, baru-baru ini di rumahnya Jl. Babakan Ciparay, Kota Kembang.

Wanita kelahiran Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah ini, mendapatkan dukungan dari suaminya, H. Najmuddin, yang menjadi dosen Fakultas Syariah Unisba. “Abi (panggilan suaminya) mendapatkan ilmu pengobatan saat kuliah di Madinah, Arab Saudi. Ilmunya dari buku-buku kedokteran lama karya Ibnu Sina maupun Ibnu Khaldun yang dikenal Bapak Kedokteran Dunia,” tuturnya.

Djamilah mengakui bahwa setiap minggunya, minimal ada dua orang ODHA yang datang ke rumahnya untuk mendapatkan pertolongan. “Saat ini, saya menangani anak perempuan usia delapan tahun yang menderita HIV-AIDS dari ibunya. Dalam pengobatan AIDS tetap bekerja sama dengan laboratorium karena mengukur tingkat CD-4 sebagai indikator daya tahan tubuh,” ujarnya.

Dalam membantu masyarakat yang terkenal HIV-AIDS, Djamilah pun mengaku terbuka apabila para dokter maupun farmasi menguji obat-obatan yang telah dihasilkannya. “Orang luar negeri juga membawa obat-obatan karya saya dan suami. Silahkan diteliti,” ucapnya. (Sarnapi/”PR”)***

Liputan Pikiran Rakyat Sabtu 02 Januari 2010

Liputan Pikiran Rakyat Sabtu 02 Januari 2010

Komentar Seputar Peduli AIDS – Djamilah Najmuddin

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Artikel Kesehatan Lainnya:close