Jika Anda penggemar masakan Thailand atau Vietnam, pasti mengenali rasa dan aroma daun ketumbar. Daun ini memberi rasa khas dan istimewa pada sup tom yum kung yang pedas dan nikmat. Selain dimakan segar, daun ketumbar sering digunakan sebagai garnish alias hiasan pada masakan Asia. Sayuran yang bentuknya mirip seledri ini juga disebut Chinese parsley. Orang Amerika Serikat menyebutnya cilantro.

Manfaat daun ketumbar: daun beraroma segar dan khas ini dimanfaatkan orang Thailand untuk mengurangi bau amis daging. Meskipun begitu, daun ketumbar punya manfaat lebih dari sekadar deodorant untuk daging yang baju. Biji ketumbar dipakai ahli herbal untuk mengobati rematik dan artritis selama ribuan tahun, sedangkan teh daun ketumbar punya reputasi bagus untuk mengatasi perut kembung dan masalah pencernaan. Singkatnya, daun bernama latin Coriandrum sativum ini baik untuk kesehatan perut.

Kandungan Gizi daun ketumbar: daun ketumbar kaya akan vitamin C, juga rendah kalori. Setiap 10 gram hanya mengandung 15 kalori.

Tips Menikmati: daun ketumbar sebaiknya dimakan segar karena proses pemasakan hanya akan merusak aroma khasnya yang segar.

Supaya kesegaran tetap terjaga, daun ketumbar sebaiknya disimpan dalam kotak tertutup rapat di lemari es setelah akarnya dipotong. Namun, jangan simpan daun ketumbar ini terlalu lama di kulas. Segeralah dimakan karena aromanya yang khas akan cepat hilang setelah dikeringkan atau dibekukan.

Komentar Seputar Manfaat Daun Ketumbar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Artikel Kesehatan Lainnya:close