Selain kaya vitamin C, jeruk nipis mengandung karbohidrat, protein, mineral, dan serat. Segudang khasiat kesehatan dimiliki buah ini. Antara lain menurunkan risiko penyakit kanker dan kolesterol, menghilangkan bau badan, serta membuat awet muda.

Jeruk nipis dikenal dengan rasa asamnya yang luar biasa. Itu sebabnya ia tidak dimakan sebagai buah segar, melainkan untuk minuman.
Jeruk nipis sering digunakan sebagai penyedap masakan dan merawat kecantikan. Juga sebagai pelengkap ramuan obat tradisional, dan pembersih alat-alat dapur atau sarana rumah tangga.

Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) juga dikenal dengan berbagai nama lokal, seperti jeruk pecel (Jawa), jeruk mipis (Sunda), atau jeruk durga (Madura). Di Malaysia terkenal sebagai limau asam atau limau nipis, di Thailand disebut soma nao atau manao. Di negara-negara Eropa dan Amerika disebut lime, sour lime, atau common lime.

Kaya Vitamin C

Komposisi zat gizi jeruk nipis tidak berbeda jauh dengan jenis jeruk lainnya, seperit yang tampak pada tabel. Kandungan yang menonjol pada jeruk nipis adalah vitamin C (27 mg/100 g), kalsium (40 mg/100 g), dan fosfor (22 mg/100 g).

Vitamin C sangat dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan sistem kekebalan, sehingga tubuh tidak mudah terserang penyakit. Juga baik untuk merawat kecantikan. Kandungan vitamin C pada jeruk nipis dapat mencegah penuaan dini, seperti kanker di wajah.manfaat jeruk nipis

Vitamin C juga berfungsi sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan yang digoreng atau dipanggang. Radikal bebas sangat berbahaya karena berpotensi menyebabkan penyumbatan pembuluh darah. Karena itu, konsumsi jus jeruk nipis setelah mengonsumsi steak, ayam panggang, atau ayam goreng, dapat mengurangi radikal bebas yang berinteraksi dengan sel-sel di dalam tubuh.

Menurut penelitian yang dilaporkan pada The Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization (2003), konsumsi buah dari golongan sitrus seperti jeruk nipis, dapat mengurangi risiko penyakit stroke hingga 19 persen.

Hilangkan Bau Amis Dan Lunakkan Daging

Jeruk nipis yang baik dapat dilihat dari warna dan tekstur kulit buahnya, bukan dari ukuran buahnya. Jeruk nipis yang masih baik memiliki ciri bentuk bulat, licin berkilat dan berkulit tipis. Kalau dipegang tangan terasa empuk dan lunak.

Tektur kulit perlu diperhatikan. Semakin tipis kulit jeruk nipis, semakin banyak kandungan air buahnya. Sebaiknya pilih yang berwarna hijau kekuningan karena berarti masih memiliki flavor kuat.

Selain untuk minuman dan bumbu masakan, jeruk nipis biasa digunakan untuk menghilangkan bau amis pada ikan. Kandungan asamnya juga dapat melunakkan daging. Sebelum digoreng atau dipanggang, daging sebaiknya diberi beberapa tetes air buah jeruk nipis.

Kulit jeruk nipis bisa dikonsumsi langsung. Namun, bagi sebagian orang mengonsumsi jeruk nipis bersama kulitnya mungkin terasa janggal. Kulit jeruk nipis dapat juga dikeringkan dan digiling, kemudian disajikan dalam bentuk bubuk yang dapat dicampurkan ke dalam teh hijau. Salad, atau aneka sup. Aroma  jeruk nipis yang kuat akan menambah selera makan.

Kurangi Risiko Kanker Sampai 50 Persen
Keunggulan lain dari jeruk nipis adalah kandungan limoninnya yang cukup tinggi. Kadar limonin pada jeruk nipis hampir setara dengan kandungan vitamin C. limonin pada jeruk nipis terdapat dalam bentuk glikosida.

Limonin sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. beberapa hasil penelitian pada hewan percobaan menunjukkan bahwa limonin bermanfaat untuk mencegah berbagai jenis penyakit kanker, terutama kanker pada saluran pencernaan.

Menurut The Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization (2003), diet buah-buahan dari golongan buah sitrus seperti jeruk nipis mempunyai kemampuan untuk mengurangi risiko kanker sebesar 40-50 persen. Kandungan limonin yang tinggi pada jeruk nipis membuat buah ini bukan hanya baik untuk melangsingkan tubuh, melainkan juga untuk menurunkan kolesterol di dalam darah.

Turunkan Kolesterol Dan Hambat Penuaan

Jeruk nipis merupakan sumber hesperidin dan naringin yang berfungsi sebagai antioksidan. kemampuan antioksidan hesperidin lebih tinggi daripada naringin. Hesperidin dan naringin mempunyai kemampuan untuk menurunkan kolesterol darah. Hesperidin membantu menurunkan tekanan darah. Hesperidin mendukung kerja vitamin C untuk membentuk kolagen, sehingga kulit terlihat awet muda dan kencang. Kolagen juga penting untuk proses penyembuhan luka.

Jeruk nipis juga baik bagi ibu-ibu yang sudah memasuki masa menopause. Hesperidin dapat menjaga massa tulang, terutama pasca menopause, sehingga berguna menghambat laju osteoporosis.

Selain dalam bentuk daging buah, kulit buah jeruk nipis juga mengandung komponen yang sangat bermanfaat untuk menurunkan kolesterol. Berdasarkan penelitian di Amerika Serikat dan Kanada, diketahui bahwa kulit buah golongan sitrus (seperti jeruk nipis) kaya akan flavonoid polimenthoxylated. Komponen tersebut diyakini dapat mereduksi kolesterol jahat. Semoga Bermanfaat.

Komentar Seputar Jeruk Nipis vs Kanker

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Kesehatan Lainnya:close