Istilah gangguan kesehatan yang menyerang jantung rasa-rasanya cukup banyak. Salah satu yang cukup mengerikan karena dapat merenggut nyawa kapan saja adalah gagal jantung. Ini adalah masalah yang dialami oleh organ jantung. Dan jika tidak segera diatasi, kematian adalah risiko yang paling dekat.

Jantung merupakan salah satu organ terpenting dalam proses hidupnya makhluk hidup. Termasuk kita sebagai manusia. Fungsi dari jantung itu sendirilah yang membuat organ ini menjadi vital. Jantung yang bertugas untuk memompa darah ke seluruh tubuh “diandalkan” oleh organ tubuh yang lainnya. Jika jantung bermasalah, organ-organ tersebut pasti akan ikut bermasalah. Salah satu masalah kesehatan jantung yang mengancam jiwa adalah gagal jantung.

Informasi mengenai gagal jantung dan masalah-masalah kesehatan pada jantung tentu akan lebih lengkap jika informasi tentang jantung juga diikutsertakan. Dengan demikian, gambaran mengenai seperti apa gangguan dan akibat dari penyakit tersebut akan Anda dapatkan. Hal-hal yang sifatnya pencegahan pun bukan tidak mungkin menjadi hal yang bisa dilakukan.gagal jantung

Gagal Jantung – Kenali Anatomi Organ Jantung Anda!

Jantung terdiri dari empat bagian, dua serambi dan dua bilik. Dalam istilah medis, dikenal dengan sebutan atrium dan ventrikel. Kedua bagian jantung tersebut saling berhubungan, dan organ yang mengubungkan keduanya disebut orifisium atrioventrikuler. Organ inilah yang memegang peran sebagai pembuka dan penutup katup jantung. Organ ini menjadi salah satu organ yang bertanggung jawab bila gagal jantung terjadi.

Berdasarkan anatomi, jantung memang memiliki katup. Katup ini memiliki fungsi yang juga tidak kalah penting. Yaitu sebagai pengontrol sirkulasi darah yang sudah diproses oleh jantung.  Darah yang sudah diproses oleh jantung inilah yang kemudian diedarkan ke seluruh tubuh. Dan katup pada jantung ini ibarat pintu. Darah yang sudah diproses di ruangan bernama jantung, kemudian disirkulasikan dan disebarkan melalui pintu-pintu bernama katup ini. Jika ada kesalahan, gagal jantung adalah risikonya.

Katup pada jantung ini dibedakan menjadi empat. Yaitu:

1. Gagal Jantung – Kenali Anatomi Jantung, Katup Trikupsid

Katup pada jantung ini terletak di antara serambi kanan pada jantung dan bilik kanan. Dalam menjalankan tugasnya, trikupsid bertugas untuk mengallirkan darah yang datang dari serambi sebelah kanan ke bilik kanan jantung. Setelah mengalirkan darah tersebut, katup ini tertutup, gunanya untuk mencegah agar darah yang sudah dialirkan tidak berbalik. Jika berbalik, tentu ini akan sangat berbahaya.

2. Gagal Jantung – Kenali Anatomi Jantung, Katup Pulmonal

Katup ini baru bekerja ketika katup trikupsid menutup. Aliran darah pada katup ini mengalir melalui trunkus pulmanolis. Cara kerja katup ini adalah jika bilik kanan tengah melakukan kontraksi, maka ia terbuka, tetapi jika katup ini dalam keadaan tertutup, berarti bilik kanan sedang tidak melakukan tugasnya. Jika tidak sesuai sedikit saja, gagal jantung kemungkinan akan terjadi pada jantung Anda.

3. Gagal Jantung – Kenali Anatomi Jantung, Katup Bikuspid

Jika trikupsid mengalirkan darah dari serambi kanan ke bilik kanan, maka bikupsid mengalirkan dari dari serambi kiri menuju bilik kiri. Cara kerjanya pun sama persis. Menutup dan membukanya katup menandakan adanya proses yang terjadi. Jika telat sedikit saja menutup atau membuka, yang terjadi adalah tentu saja gangguan pada jantung.

4. Gagal Jantung – Kenali Anatomi Jantung, Katup Aorta

Katup aorta kebalikan dari katup pulmonal. Katup ini akan membuka ketika bilik kiri tengah bekerja, sehingga darah dapat mengalir dengan lancar ke seluruh bagian tubuh. Sementara, katup ini akan menutup ketika bilik kiri tengah istirahat sejenak. Agar darah tidak kembali masuk ke bilik kiri.

Anatomi jantung, khususnya katup, merupakan bagian penting yang berkenaan dengan risiko gagal jantung. Alasannya adalah, bahwa katup-katup inilah yang menjaga fungsi jantung tetap pada jalurnya. Jika kerja katup terganggu, tidak bisa membuka dan menutup secara benar dan teratur, darah tidak bisa sempurna menyebar ke seluruh tubuh. Akibatnya? Ya gagal fungsi jantung.

Gagal Jantung – Siap Menyerang Kapan Saja!

Jantung termasuk dalam kategori organ tubuh yang menjalankan sistem kardiovaskuler. Organ tubuh yang tergabung dalam sistem ini memiliki tugas untuk mengangkut semua elemen, baik yang berasal dari sel tubuh manusia maupun yang menuju ke sel tubuh. Dan tugas jantung adalah “mengangkut” darah ke seluruh tubuh. Jika ada sesuatu yang buruk terjadi ketika jantung mengangkut darah, itu tandanya, jantung gagal menjalankan tugas, dengan kata lain dalam istilah kedokteran dikenal dengan istilah gagal jantung.

Tugas tersebut tidak bisa digantikan oleh organ tubuh bagian manapun, sekalipun ia termasuk dalam organ tubuh dengan sistem kardiovaskuler. Jadi, ketika jantung gagal menjalankan fungsinya dengan benar, maka tidak ada yang bisa bertanggung jawab. Imbas yang paling buruk adalah kematian.

Penyakit jantung menduduki peringkat pertama sebagai penyebab kematian, terutama kematian yang bersifat mendadak. Gagal jantung termasuk di dalamnya. Gagal jantung bisa merenggut nyawa siapapun dan kapanpun. Jika, jantung seseorang mengalami kegagalan kerja, tidak mengenal waktu, orang tersebut bisa kolaps sewaktu-waktu.

Dalam istilah dunia medis, gagal jantung dikenal dengan nama Cardiac Failure atau Heart Failure. Sebutan gagal jantung mengenai seseorang yang mengalami gagal fungsi jantung. Jumlah darah yang dipompa oleh jantung dalam skala waktu tertentu tidak bisa menyebar ke seluruh tubuh.gejala gagal jantung

Kronologis gagal jantung kurang lebih adalah seperti ini, ketika darah tidak menyebar dengan sempuran ke seluruh sel-sel tubuh karena gagalnya fungsi jantung, sel akan mati. Sel mati akibat pasokan oksigen yang harusnya dibawa oleh darah tidak didapatkan oleh sel tersebut. Karena faktanya, tubuh membutuhkan asupan oksigen, dan oksigen itu hanya bisa didapatkan melalui darah yang mengalir ke setiap sel tubuh.

Misalnya saja otak. Makanan utama otak adalah oksigen, jika otak tidak mendapatkan pasokan oksigen karena aliran darah menuju otak terganggu, yang terjadi adalah kematian. Bermula dari hilangnya kesadaran, kesulitan bernafas, lalu meninggal. Itulah mengapa cekikan bisa membuat orang meninggal. Itu karena aliran darah yang menuju ke otak tersumbat oleh cekikan, akibatnya pasokan oksigen ke otak berkurang, dan orang tersebut bisa meninggal.

Satu hal yang harus diluruskan, bahwa gagal jantung bukan berarti jantung benar-benar berhenti berdetak. Gagal jantung berkenaan dengan gagalnya fungsi jantung sebagai alat pemompa darah. Gagal jantung sendiri dibedakan menjadi dua, gagal jantung bagian kanan yang disebabkan oleh gagalnya fungsi katup di serambi dan bilik kanan, serta gagal jantung kiri yang disebabkan oleh gagalnya fungsi katup di serambi dan bilik kiri.

Kenali Gejala dan Tanda-tanda Gagal Jantung

Sudah dibahas di atas, bahwa anatomi jantung secara umum dibedakan menjadi dua bagian. Serambi kanan dan kiri, bilik kanan dan kiri. Biasanya, yang menyebabkan gagal jantung adalah terganggunya salah satu katup jantung, baik bagian kiri maupun kanan. Terganggunya fungsi jantung tersebut masing-masing ternyata menimbulkan gejala dan tanda-tanda yang berbeda.

1. Gejala dan Tanda-tanda Gagal Jantung Bagian Kanan

Jika gagal jantung terjadi pada jantung sebelan kanan, penggumpalan darah umumnya terjadi di bagian kanan jantung itu sendiri. Akibatnya beberapa anggota tubuh akan terlihat membengkak, seperti kaki, perut, hati dan tungkai. Gejala gagal jantung adalah sering merasa mual hingga muntah, buang air kecil di malam hari, cepat merasa lelah, dan detak jantung menyepat.

2. Gejala dan Tanda-tanda Gagal Jantung Bagian Kiri

Jika gagal jantung terjadi pada jantung bagian kiri, penggumpalan cairan pada paru-paru adalah reaksi yang akan terjadi. Jika sudah berhubungan dengan paru-paru, Anda tentu sudah dapat menebak apa tanda yang ditimbulkan, bukan? Ya. Penderita gagal jantung bagian kiri akan kesulitan bernafas. Sesak nafas hebat akan menyerang. Terutama setelah melakukan aktivitas berat.

Jika gagal jantung bagian kiri ini semakin parah, sesak nafas akan menyerang kapanpun, bahkan ketka orang tersebut tidak tengah melakukan aktivitas berat. Selain itu, gejala dan tanda-tanda lain yang dapat dilihat dengan jelas adalah lekas merasa lelah, gelisah, detak jantung menjadi lebih cepat, dan disertai detak jantung yang tidak teratur ketika batuk.

Gagal jantung memang menjadi salah satu ancaman. Penyakit ini bisa menyerang dengan tiba-tiba atau dengan “pemberitahuan” terlebih dahulu. Namun, bukan berarti penyakit ini tidak dapat dicegah atau di obati. Pencegahan gagal jantung sebenarnya cukup mudah, pertama adalah jauhi rokok sekarang juga, kurangi makanan mengandung lemak tinggi, dan olahraga. Intinya, gaya hidup sehat akan membantu menyelamatkan nyawa Anda.

Komentar Seputar Gagal Jantung

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Artikel Kesehatan Lainnya:close