Diet hepatitis perlu dilakukan terutama bagi penderita hepatitis. Hepatitis dikenal sebagai gangguan pada fungsi hati yang disebabkan oleh virus.

Hati merupakan salah satu bagian tubuh yang paling utama, terutama untuk metabolisme dimana salah satu fungsinya adalah untuk menetralkan berbagai jenis racun. Untuk itulah menjaga kesehatan hati sangat penting dengan cara sebisa mungkin menghindari virus hepatitis tersebut. Apabila seseorang sudah terdeteksi terkena virus hepatitis, salah satu cara untuk mengurangi kerja hati agar tidak terlalu berat ialah dengan melakukan diet hepatitis bagi orang yang sudah terkena virus hepatitis tersebut.

diet hepatitisFungsi hati salah satunya adalah sebagai metabolisme hidrat arang serta lemak; hal ini merupakan alasan mengapa kita harus melakukan diet hepatitis dimana sangat diperlukan kandungan hidrat arang yang maksimal sehingga glikogen pun dapat tersedia banyak di dalam hati. Selain itu, demi menghambat kerja zat beracun dan metamorfosis lemak, diperlukan protein yang cukup.

Hepatitis dikelompokkan menjadi dua yaitu hepatitis akut dan hepatitis kronis. Apabila terjadi kasus hepatitis akut, maka penderita yang terkena virus ini disarankan untuk melakukan diet hepatitis dengan cara menjaga asupan makanan dan minuman. Hal ini juga termasuk dari salah satu cara diet hepatitis untuk mengurangi kerja pada metabolisme hati agar tidak terlalu berat.

Memperhatikan makanan dan minuman yang baik dikonsumsi ketika dalam masa diet hepatitis adalah hal utama. Jenis-jenis makanan yang baik dikonsumsi pada saat diet hepatitis antara lain : Roti, nasi, jenis umbi-umbian yang tidak menimbulkan gas seperti wortel dan kentang, dan intinya makanan yang mengandung hidrat arang. Selain itu, madu, selai, manisan atau sari buah juga baik dikonsumsi pada saat diet hepatitis. Selain mengkonsumsi makanan yang mengandung hidrat arang yang tinggi, mereka yang menjalani diet hepatitis perlu untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung protein tinggi seperti telur, daging, ikan, tempe dan tahu, ayam, sayur-sayuran serta buah-buahan. Dalam hal ini pilih buah yang tentu saja yang tidak menimbulkan gas.

makanan cepat saji atau fast food ( junk food) merupakan makanan yang sangat buruk untuk liver kita. orang yang sedang melakukan diet hepatitis harus menjauhi makanan-makanan tersebut. Tubuh kita tidak mendapatkan apapun dari makanan tersebut, hanya rasa kenyang saja. makanan tersebut sangat menggangu terhadap diet hepatitis. makanan cepat saji tersebut penuh dengan kolesterol tinggi, gula, kalori yang sangat sedikit, dan bahan kimiawi yang bersifat liver toxic.

Diet hepatitis sangat perlu dilakukan demi sebuah kelangsungan daya kerja metabolisme pada hati. Untuk itu penderita yang terkena hepatitis harus melakukan diet hepatitis dengan menghindari konsumsi makanan yang banyak mengandung lemak. Umumnya lemak terdapat pada jenis makanan seperti daging babi atau kambing, apalagi jeroan, otak, makanan yang mengandung santan, keju-kejuan atau pun margarine. Usahakan untuk menghindari makanan-makanan tersebut. Perlu diketahui bahwa susu full cream serta es krim yang terkadang menjadi santapan favorit juga sebaiknya dihindari selama menjalani diet hepatitis tersebut. Apabila memang masih ingin mengkonsumsi minuman seperti susu, Anda dapat memilih susu dengan kadar lemak yang rendah.

Selain makanan – makanan tersebut di atas, ketika melakukan diet hepatitis masih banyak jenis makanan – makanan yang perlu dikurangi dan dihindari. Misalnya saja kacang merah, durian, kol, mentimun dan makanan – makanan lainnya yang dapat menimbulkan gas. Konsumsi cemilan yang sering dilakukan oleh kebanyakan orang yaitu seperti gorengan atau makanan cepat saji serta makanan berlemak sanmelakukan diet hepatitisgat perlu dihindari dalam masa diet hepatitis. Tidak hanya itu saja, makanan kaleng pun perlu dijauhkan dari konsumsi anda, seperti jenis sarden atau pun kornet yang telah tersedia di dalam kaleng.

Untuk konsumsi minuman, dalam diet hepatitis ini sangat perlu menghindari jenis minuman yang bersoda apalagi jenis minuman yang mengandung alkohol. Alkohol merupakan racun yang sangat kuat bagi kesehatan liver, walaupun itu bagi orang yang tidak terkena hepatitis. Mengkonsumsi alkohol secara berlebihan dapat menjurus kepada hepatitis akut bahkan kanker hati. Resiko mendapatkan kanker liver sangat tinggi apabila seseorang mengidap penyakit hepatitis dan dia masih mengkonsumsi minuman beralkohol. Oleh karena itu, sekali lagi ditegaskan untuk orang-orang yang sedang melakukan diet hepatitis, Jauhilah Alkohol!

Diet hepatitis memang sangat perlu dilakukan terhadap penderita yang terkena virus hepatitis. Untuk masukan – masukan tentang diet yang lebih mendalam, anda dapat berkonsultasi dengan ahlinya agar anda lebih dapat mengetahui tentang diet hepatitis tersebut.

Komentar Seputar Melakukan Diet Hepatitis

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Artikel Kesehatan Lainnya:close