Asam urat dan kolesterol seolah menjadi dua penyakit yang tidak bisa dipisahkan. Dua penyakit itu ibarat satu paket. Jika menderita yang satu pasti menderita yang lainnya juga. Benarkah demikian?

Paradigma seperti itu sepertinya terlanjur ada di benak sebagian besar masyarakat Indonesia. Penyebutan penyakit asam urat kolesterol pun seolah menjadi penyebutan satu buah penyakit. Padahal, kita juga sama-sama tahu bahwa asam urat dan kolesterol adalah dua penyakit yang berbeda.

Lalu apa yang membuat dua penyakit itu seolah tampak satu paket? Jawabannya adalah penyebabnya. Masing-masing dari kedua penyakit ini disebabkan oleh makanan dan pola makan yang tidak benar.

Dua Penyakit Satu Penyebab

Istilah asam urat dan kolesterol ini sepertinya mirip-mirip dengan penyebutan batuk dan pilek. Jika dikaitkan dengan hal ini dan diambil benang merahnya, maka benar, yang membuat penyakit-penyakit ini seolah sama adalah penyebabnya. Pada penyakit batuk dan pilek penyebabnya adalah sama-sama virus.  Dari penyebab yang sama tersebut, terciptalah penyakit-penyakit yang seolah “satu paket” ini.

Menderita satu penyakit saja sudah sangat menyiksa. Seperti asam urat. Lalu apa kabar jika penderitaan itu ditambah dengan datangnya penyakit lain seperti kolesterol? Sehingga penyakit asam urat dan penyakit kolesterol semuanya ada di dalam tubuh Anda. Rasanya pasti tidak mengenakkan.

Belum lagi ditambah dengan upaya pengobatan yang tidak menutup kemungkinan untuk berbeda. Misalnya, pengobatan A cocok untuk penyakit A tapi tidak cocok untuk penyakit B, begitupun sebaliknya. Lalu, bagaimana dengan proses penyembuhan kedua penyakit ini? Apakah keduanya memiliki perbedaan atau malah bisa beriringan sejalan seirama?

Karena bagaimanapun asam urat dan kolesterol adalah dua penyakit yang berbeda. Jika tidak diperhatikan secara betul, salah-salah bukan sembuh, bisa jadi malah memperparah salah satunya.

Penyakit yang semakin parah tentu bukan keinginan kita sebagai manusia. Begitupun dengan penyakit asam urat dan kolesterol ini. Ketika menderita dua penyakit tersebut, dan dua-duanya kebetulan tengah kambuh secara bersamaan, hal itu tentu saja sangat-sangat menggangu. Tidak enaknya dua kali lipat, repotnya dua kali lipat. Semuanya serba dua kali lipat. Siapapun dapat dipastikan tidak menginginkan hal tersebut terjadi. Sehingga upaya untuk membuatnya tidak semakin parah pun wajar dilakukan.

Penyakit asam urat dan kolesterol ini identik dengan usia dewasa sekitar 30-40 tahun. Anda mungkin pernah mendengar orang-orang tua mengeluhkan penyakit ini, bukan? Ini semua disebabkan karena proses terjadinya dua penyakit ini yang memang bertahap dan menahun. Terutama jika tidak segera mendapatkan pengobatan lebih dini.

Sangat jarang bukan mendengar mereka yang berusia produktif tetapi sudah menderita penyakit ini? Karena memang menurut tahapan, penyakit asam urat dan kolesterol, hal tersebut tidak mungkin terjadi dalam waktu singkat. Kecuali mereka yang memang secara gen, dan hormonal berpotensi untuk mengidap kedua penyakit ini.

Karena jika tubuh sudah memiliki “potensi” untuk mengidap dua penyakit tersebut, sedikit saja bersinggungan dengan penyebabnya, penyakit itu akan langsung bersarang di dalam tubuh. Perlindungan dan pencegahan pun sepertinya harus lebih ekstra.

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai penyakit asam urat dan kolesterol, ada baiknya jika kita sama-sama mengetahui apa dan bagaimana masing-masing penyakit tersebut bisa ada di dalam tubuh manusia, baik asam urat maupun kolesterol.asam urat dan kolesterol

Mengenal Penyakit Asam Urat

Penyakit yang dimaksud asam urat pada frasa asam urat dan kolesterol sudah dapat dipastikan adalah penyakit yang disebabkan oleh kelebihan asam urat dalam tubuh. Asam urat merupakan proses akhir dari metabolisme zat purin dalam tubuh. Kelebihan asam urat tersebut pada akhirnya bersarang di persendian.

Penyebab meningkatnya kadar asam urat sendiri sebenarnya dikarenakan beberapa faktor. Tetapi, di antara faktor-faktor tersebut, penyebab yang sekaligus berkaitan dengan konteks asam urat dan kolesterol adalah makanan. Karena seperti yang sudah diketahui secara luas, penyebab kolesterol adalah makanan.

Makanan yang berpurin tinggi dan menjadi penyebab datangnya penyakit asam urat yang dalam tahap lanjut juga dapat menjadi penyebab datangnya penyakit asam urat antara lain jeroan binatang, seperti hati, limfa, dan jantung. Selain itu, asam urat juga mendapatkan sokongan dari masuknya makanan-makanan laut dalam tubuh yang jumlahnya sudah melebihi batas yang dibolehkan. Antara lain, cumi-cumi, udang, dan kerang. Perhatikan jumlah kacang-kacangan yang masuk dalam tubuh juga bisa dijadikan patokan untuk mejauhkan penyakit asam urat dari tubuh.

Purin sendiri sejatinya sudah tersedia di dalam tubuh dengan jumlah yang cukup besar. Tapi memang, berdasarkan jumlahnya, jumlah purin tersebut masih kurang dan memerlukan tambahan. Dan tambahan itu hanya bisa diperoleh melalui makanan. Namun, yang kemudian menjadi salah adalah masuknya jumlah purin di dalam makanan pada tubuh yang justru berlebihan.

Entah secara kebetulan atau apa, yang jelas, makanan berpurin tinggi yang memicu hadirnya asam urat dalam tubuh rata-rata adalah makanan yang juga mengandung kolesterol tinggi. Dan sepertinya hal inilah yang membuat kedua penyakit tersebut selalu beriringan. Sehingga hadirlah istilah asam urat dan kolesterol atau asam urat kolesterol.

Mengenal Penyakit Kolesterol

Apa yang diungkapkan di atas memang tidak sepenuhnya salah. Bahwa makanan-makanan yang berpurin tinggi dan menjadi penyebab datangnya penyakit asam urat juga menjadi pemicu naiknya koletserol dalam darah. Alhasil, asam urat dan kolesterol akan bersarang di dalam tubuh jika makanan-makanan tersebut tetap dikonsumsi.

Protein hewani memang merupakan salah satu zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun, rata-rata makanan yang mengandung protein hewani apabila dikonsumsi secara berlebihan justru menawarkan hal lain. Jeroan seperti hati, limfa, jantung, usus, babat dan sejenisnya ditambah aneka seafood adalah gudangnya kolesterol. Gudangnya lemak jahat yang menjadi sumber naiknya kadar kolesterol dalam darah. Jadi, selain mengandung purin yang cukup tinggi, lemak pada jenis makanan ini juga tinggi. Sehingga sangat pas jika mengategorikan makanan ini sebagai penyebab penyakit asam urat dan kolesterol.

Secara garis besar, makanan dengan lemak tinggi, biasanya mengandung jumlah purin yang juga cukup tinggi. Jadi berhati-hatilah untuk Anda yang gemar sekali makanan-makanan seperti yang sudah disebutkan tadi. Boleh mengonsumsinya, tetapi perhatikan jumlah dan seberapa sering Anda mengonsumsi itu. Lebih jarang dan lebih sedikit tentu lebih bagus.

Untuk meminimalisir asam urat yang meradang di sendi serta kolesterol dalam darah, meminum air seduhan daun salam akan sangat membantu dalam proses pengobatan asam urat dan kolesterol. Pengobatan tradisional Ny. Djamilah Najmuddin sangat menganjurkan meminum seduhan daun salam yang dikonsumsi  satu gelas satu hari setelah makan siang. Daun salam yang biasa digunakan untuk pengharum aroma masakan ini dapat membantu dalam mengobati asam urat dan kolesterol. Meminumnya secara teratur dapat membantu percepatan dalam penyembuhan kedua penyakit ini. Semoga bermanfaat.

Satu Komentar

  1. 7-13-2012

    Beberapa waktu lalu saya mengalami gejala seperti disebutkan dalam artikel, mungkin gejala untuk asam urat dan saya telah mencoba mengurangi makanan yang dipantang. Hasil lumayan tidak sering mengalami gejala tersebut, namun ini kadang-kadang saja terjadi. Saya akan mencoba resep dari anda, semoga cocok dengan penyakit saya. Terimakasih atas artikel dan ramuan dari anda. Semoga usahanya terus sukses dan semakin maju.

Komentar Seputar Asam Urat dan Kolesterol

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Artikel Kesehatan Lainnya:close